All Your Ways Are Not My Ways

Bab demi bab terus berlalu. Semuanya mengarah pada cerita akhir yang indah. Aku tokoh yang dikisahkan di sana, oleh Tuhanku sebagai penulis setiap bab dalam kehidupanku.

Jelas bukanlah sebuah kebetulan, saat itu aku seakan “dipaksa” dipulangkan dari Jakarta. Ia berikan waktu satu tahun untuk aku menikmati jawaban atas permintaanku saat itu, yaitu aku ingin kembali bekerja di Jakarta. Pada akhirnya Tuhan berikan yang kuminta. Meski dengan konsekuensi kutinggalkan semua pelayanan dan kenyamanan di rumahku sendiri.

Saat itu Tuhan hanya berkata, “Do what I want you to do, the rest is Mine. I’m the One who hold your heart, you’ll be okay.” Bab itu berlalu dan benar, berjalan dengan intrik di bagian akhir. Tetapi Ia tepati janjiNya padaku. I’m okay! Aku jatuh tapi Ia memegangku sebelum aku terluka, tepat pada waktunya. Manusia bisa menyakitiku but whom shall I fear when I have Him with me?

Entah dari mana saja datangnya pertolongan demi pertolongan itu Ia datangkan. Teman-teman yang luar biasa menangkapku kembali bukan sebatas mengasihani dan menemani dalam ratapan, but they’re comforting me, memberikan cara pikir dan tuntunan yang tepat. Semua itu seakan mengisiku yang tengah mati rasa dan penuh dengan krisis kepercayaan. Aku me-reset ulang semua yang pernah kuketahui tentang arti sebuah persahabatan.

Aku sudah memberikan akhir untuk semuanya termasuk dengan bibit kepahitan yang tidak perlu ada di hidupku. Terlebih justru aku tahu Tuhan menyelamatkanku dari orang-orang yang tidak tepat untuk mendampingi proses hidupku. Berbagai kesibukan dan pelayanan seakan sudah menantiku. Tidak perlu dan tidak mau lagi aku ditarik mundur oleh hal yang sudah kububuhkan “the end”. Sebab yang di depan lebih penting, jauh teramat penting.

Sangat menyenangkan, aku justru bisa turut membantu mempersiapkan pernikahan sepasang teman lamaku menjadi EO mereka. Bukan lagi mempercayai orang lain tetapi dipercaya oleh orang lain. Aku memberikan terbaik yang bisa kulakukan karena aku tahu benar arti sebuah kepercayaan. Sangat mahal dan berharga.

Mungkin aku yang paling muda di antara mereka, sehingga selama proses EO-ing ini, aku jadi belajar banyak tentang arti relationship dan cinta yang benar dari cerita cinta yang luar biasa menginspirasi. Semua konsep yang kuketahui tentang proses, waktu Tuhan, kriteria pasangan hidup, dan iman jadi diperbaharui.

Lalu kembali mulai terlibat di ministry YDP dan Kembang Kuning lagi. Melihat lebih dekat remaja-remaja yang hidup di area yang rawan dengan penemuan jati diri yang belum tentu tepat. Itu membuatku menilik kembali ke visi yang selama ini menjadi kerinduanku, yaitu melihat generasi selanjutnya harus menjadi lebih baik dariku. Aku mau berdampak dan jadi berkat.

Aku sedang berjalan menuju sebuah hal luar biasa yang Ia siapkan di bab selanjutnya. Mengapa aku sangat yakin? Sebab aku sedang menjalani visiku, belajar hal baru, dikelilingi banyak orang hebat yang menginspirasi, didoakan lebih banyak orang, pemahaman dan prinsipku terus disempurnakan. Jadi pasti tak lama lagi kisah-kisah besar akan terjadi di bab selanjutnya.

Tidak ada yang salah dengan kepulanganku dan intrik telah diijinkan terjadi. Sebab dari sana aku tahu sekarang, setumpuk hal lebih penting perlu untuk kulakukan di sini, bukan untukku tapi lebih banyak orang. Menghidupi visi dan bergantung erat pada Tuhan. Menggeser fokus kepada hal yang lebih bermanfaat.

All Your ways are not my ways. Ya, semua rancanganMu bukanlah rancanganku.

Special thanks to Carol Isbandi, Karen Campusuelo, Conny Erawati for being angels to me.

Sby – 050312 – 1:01AM

2 Comments (+add yours?)

  1. gina
    Jun 07, 2014 @ 20:40:55

    Semoga akan selalu menjalani kehidupan di jalan yang telah ditetapkan Tuhan.

    Reply

  2. Veravinna
    Mar 06, 2012 @ 07:26:46

    yebh, semangat sayy!
    Tuhan itu Alpha dan Omega, Tuhan yang tetap dari awal hingga kesudahan dunia, Dia udah tahu masa depan kita *lah wong Dia yang tulis :D*, jadi mari percaya sajaa ama script-Nya..
    keep going on, we have your back sis!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: