Gratitude Is the Key

Aku bersyukur untuk hari ini, hari di mana tiba-tiba masalah menyambar bagai petir, caci maki menghujaniku dengan deras, reputasi yang sedang diusahakan seketika runtuh, darah meninggi sampai ke ubun-ubun, hampir seluruh akal manusiaku marah karena aku tak bersalah, seakan-akan apa kulakukan dengan niat baik justru memperburuk nama baik perusahaan dan memperunyam benang kusut ini, namun tak ada satupun yang bisa kulakukan untuk sedikit saja membela diri. Karena di hari ini, aku akan belajar untuk bersyukur pada Tuhanku, bersyukur, dan bersyukur dengan nyata.

Aku bersyukur untuk caci maki dari pihak lain dalam pekerjaanku. Karena itu aku jadi tahu ladangku sekarang dan lebih mengenal siapa saja orang-orang yang harus kuhadapi di sini.

Aku bersyukur untuk beban berat yang harus kutanggung sekarang, yang sebenarnya adalah konsekuensi kesalahan orang lain. Karena berarti aku lebih kuat untuk menanggung ini daripada dia.

Aku bersyukur untuk bila cara-cara yang kusangka baik yang telah berhasil kulakukan di perusahaan lain, ternyata berbalik kacau bila diterapkan di sini. Karena berarti aku diberi kesempatan untuk melihat sistem yang baru.

Aku bersyukur ketika rekan kerjaku tak sempurna seperti yang kuharapkan. Karena berarti ia punya ruang untuk memperbaiki dirinya.

Aku bersyukur bila terkadang aku harus beradu argumen dengan kakakku. Karena berarti aku punya kesempatan mencari cara komunikasi yang lebih baik dengannya dan belajar menghargainya sebagai kakak dan atasanku.

Aku bersyukur atasanku adalah kakakku sendiri walau itu tak berarti lebih mudah. Karena aku tahu ia menyayangiku dan ingin aku pun bisa berhasil sepertinya.

Aku bersyukur bila ketika aku berbicara dengan kakakku seringkali tak didengar dengan baik. Karena aku jadi lebih memahami pria yang sedang ada dalam dunianya ternyata tak bisa diganggu oleh hal apapun.

Aku bersyukur bila ketika amarah itu dilemparkan padaku tetapi tak diberi kesempatan untuk memberi penjelasan. Karena berarti aku punya pilihan untuk berlatih menahan emosiku dan belajar diam.

Aku bersyukur bila keadilan tak terlihat jelas di sini. Karena dengan begitu keadilanMu yang akan terlihat suatu hari nanti.

Aku bersyukur bila semua rencana dan jadwal yang kuharapkan bisa memaksimalkan waktu yang ada, tak bisa berjalan. Karena aku bisa belajar lebih santai dalam hidup, menjadi orang yang lebih fleksibel dengan perubahan.

Aku bersyukur ketika kesulitan dan penat itu mengcengkeram hariku. Karena aku tahu aku punya sahabat yang bisa membantuku dan menunjukkan aku tak sendiri.

Aku bersyukur ketika tiga bulan ini ku ditempa dengan keras, hati seakan terus digesek, sakit dan melelahkan. Karena berarti aku sedang diminta belajar untuk berubah jadi pribadi dengan karakter yang lebih kuat.

Aku bersyukur untuk ujian demi ujian yang terus datang tanpa henti. Karena aku jadi tahu, Engkau sedang mengujiku.

Aku bersyukur untuk tekanan demi tekanan yang hadir tiba-tiba bagai kembang api meletup-letup di siang bolong. Karena aku jadi bisa lari padaMu di malam hari untuk curahkan semuanya.

Aku bersyukur untuk semua hal yang secara manusia ini tampak sangat berat untuk kupikul. Karena dengan aku lemah, Engkau yang kuat dalamku.

Aku bersyukur Engkau terus mengujiku Tuhan. Karena berarti Kau masih menyayangiku dan tak menyerah denganku.

Aku bersyukur di tengah air mata terlampau sering meluap karena hati yang lelah. Karena bagaimanapun Engkau sudah bawaku kemari dan aku sudah ada di Jakarta sekarang.

Akan kutepati janjiku, aku tak akan berbalik lalu menyesali keputusanku dan menyerah, sebab aku tak apa-apa di sini, semua masih baik adanya. Andaikan kulelah berjalan maju, aku akan terus berdiri dan berhenti sejenak untuk berteriak dan bersyukur padaMu. Itulah kunci yang membuka pintu pertahananku, ya, hanya itu, mengucap syukur senantiasa..

YOU are MORE THAN ENOUGH for me..

Krwci | 170611 | 4:45PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: