D R E A M

Mimpi adalah hal yang kau lihat saat matamu tertutup dan terpejam dalam tidur lelapmu. Mimpi membutuhkan keberanianmu untuk melihatnya dan menjaga gambaran itu untuk tetap jelas ada di sana di kala mata telah terbuka.


Apakah mimpimu? Mimpi atau visi, hal baik yang ingin kau lihat dan capai suatu hari nanti, karena kau pernah melihat gambaran itu bagai film singkat dan membayangkannya terus menerus saat matamu terpejam. Setiap manusia pasti dan harus mempunyai mimpi. Karena itu yang akan membuatmu bergerak dan menarik langkah kakimu menuju ke sana, bagaikan dua kutub magnet Utara dan Selatan.

Banyak orang yang takut bermimpi. Banyak orang yang tak berani menjaga mimpi itu untuk tetap nyata di sana. Banyak orang yang tak berani membagikan mimpinya pada orang lain karena resiko ditertawakan dan dibodoh-bodohkan. Akhirnya banyak mimpi indah yang jadi terbuang dan ditinggalkan.

Aku adalah orang yang sangat menghargai mimpi-mimpi orang lain, terlebih mereka yang kusayangi. Sebab kutau susahnya berani bermimpi. Kumelihat betapa sulitnya mempertahankan mimpi, di kala sekeliling menyebutnya tak masuk akal. Kusaksikan senyum penuh keyakinan menceritakan mimpi yang indah itu, tapi dibalas dengan “cih..” yang sinis. Kurasakan betapa menyakitkannya hati untuk terus berjuang meraih mimpi di dunia nyata, di kala tak ada yang mendukung bahkan mengolok dan menjatuhkan langkah demi langkah kaki itu.

Apakah salah orang bermimpi? Tidak. Apakah semua mimpi pasti bisa terwujud? Tidak. Namun, tak sedikit mimpi tak masuk akal yang sudah terwujud di kehidupan ini. Banyak hal besar yang tercipta karena berawal dari orang-orang yang berani bermimpi.

Dari mana asalnya mimpi-mimpi itu? Aku masih percaya pada alur pemikiranku ini. Setiap manusia diciptakan karena ada tujuan masing-masing. Sebut saja aku. Bagaimana kubisa genapi tujuanku bila aku tak tahu apa itu? Kenalilah dengan senjata yang diperlengkapkan di diri, yaitu talenta. Tak mungkin senjataku yang dibekalkan padaku adalah selang air bila fungsiku adalah memasak di dapur bukan? Talenta yang adalah senjataku itu membuatku tahu di mana ladang potensiku berada. Bila selang air adalah senjataku maka aku harus berada di kebun mungkin, bukan dapur.

Selain “tanda” demi “tanda” untuk memperjelasnya, kuyakini satu hal, Penciptaku sanggup memberiku “desire” dalam hatiku. Kerinduan yang tetap ada di sana sehingga membantuku memahami semuanya. Sulit untuk didefinisikan memang, tapi bila kau telah mendapatkannya makan kau pasti bisa mengerti. Untuk memastikan itu adalah buaianmu belaka atau “desire” yang ditinggalkanNya untukmu, bertanyalah pada dirimu bagaimana hubunganmu denganNya?

Gabungkanlah semua hal yang tampak abstrak ini, asahlah senjatamu, kenali ladangmu, layakkanlah dirimu, dan lakukanlah terbaik yang kau bisa selangkah demi selangkah. Perlahan tak apa-apa asalkan kau tidak berhenti. Tuhan yang akan kerjakan bagianNya kemudian yaitu bukakan pintu-pintu yang akan kau lalui. Selebihnya, bermimpilah yang besar bukan hanya untuk ego diri semata tapi untuk bangsa negaramu, yakinilah dan hidupilah gambaran mimpimu itu.

Bukan hal yang mudah memasukkan mimpi yang belum nyata itu ke dalam kehidupan yang nyata ini. Terlebih jika yang nyata ini berbeda dan serasa jauh dari latar tempat dan waktu mimpi itu. Percaya saja bila kau layak untuk mimpimu itu. Karena dengan mempercayainya, Tuhan bisa menarik orang-orang lain yang bervisi sama mendekat padamu untuk membantumu mewujudkannya.

Jangan menyerah pada keadaanmu. Bertahanlah meski itu berat. Temukanlah orang-orang yang bisa mendukungmu, karena perjalanan itu bisa jadi panjang dan melelahkan. Biarkanlah Tuhan berkarya dalam hidupmu melalui mimpi-mimpi indah yang Ia titipkan. Bila bukan kau yang berani melihat, menjaga, menghidupi, dan mewujudkannya, mungkin mimpi itu akan pergi berlalu mencari mereka yang lebih layak, lebih berani mengambil resiko dan membayar harganya supaya ia tetap terwujud.

No eye has seen, no ear has heard, no mind has imagined, what God has prepared, for those who love Him.. 1 Corinthians 2:9

Krwc | 060611 | 4:31PM

1 Comment (+add yours?)

  1. rahma mahabbah
    Mar 23, 2012 @ 09:24:39

    blognya bagus.,,,
    membangun banget,,…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: