First Week in a Whole New World

Seminggu sudah aku berada di sini. Berat tapi tetap bisa kulalui dengan baik, karena aku punya Tuhan yang sangat amat baik padaku. Aku ditempaNya dengan berat tapi tetap diberiNya hal-hal baik untuk kusyukuri.

Hari pertama, aku mendarat di sore hari, beberapa jam kemudian aku langsung ikut Date Karawaci; persekutuan gereja JPCC yang kebetulan diadakan di kantor kakakku hari itu. Tidak ada yang kebetulan, dan menurutku kumulai semua ini dengan sesuatu yang baik dan benar adanya. Date sekaligus menjadi penanda sudah berapa lama aku di sini.

Seminggu ini adalah masa adaptasi untukku. Adaptasi dengan tempat tinggalku: kasur, tatanan kamar, kamar mandi, mbak penjaga kost, pola cuci baju, dsb. Adaptasi dengan pekerjaanku: dunia finance, jam kerja, pembagian tugas, rekan kerja, pihak yang terkait, istilah baru, dsb. Adaptasi dengan transportasi umum: angkot putih Karawaci, bus lippo, bus umum 34, busway, taxi, jalan kaki, dsb. Adaptasi dengan keseharian: memasak, belanja, beberes kamar, ke gereja, supermall karawaci, dsb.

Oleh karena aku menyebut ini the journey of faith, proses ini akhirnya juga menjadi the journey of opportunity.

Ketakutan ini membuatku jauh lebih bergantung padaNya, yang kuyakin Ia punya rencana yang sedang digenapiNya untukku. Perlahan-lahan aku pun melihat ada banyak kesempatan baru yang disediakanNya untukku. If our God is for us, then who could ever stop us?

Tiga hari ini aku belajar dasar-dasar Finance, privat dari beberapa rekan yang capable, dan sudah sering mengajar di kelas resmi. Aku harus tahu karena aku merasa layaknya manusia paling bodoh di sana, bahkan OB kantor pun lebih pandai mungkin. Sulit karena banyak sekali istilah yang bahkan belum pernah kudengar sebagai lulusan Komunikasi. Menghitung angka pun membutuhkan waktu lebih lama. Payah, aku sudah terlalu membiarkan otakku terlalu santai rupanya.

Benar adanya: Jakarta bisa membawamu lebih dekat dengan kenyataan dan kesuksesan. Namun, hati-hati, tak semena-mena ibukota bisa membawamu lebih tinggi. Aku mengakui sekarang, siapa yang ada di sekitarmu lah yang bisa membawamu menapak lebih tinggi. Siapa di sekitarku ketika aku di Jakarta? Tak kusangka, kakak dan partnernya berelasi baik dengan beberapa tokoh dari berbagai macam latar belakang yang sukses. Siapa pula teman-teman mereka? Umpama tangan-tangan tersambung, dari sanalah semua bermula.

Inilah duniaku yang baru, aku sedang berusaha keras mendalami Finance. Otomatis juga berkenalan dengan banyak tokoh hebat di dunia Finance. Aku merasa sangat tak berisi, sebab itulah kepala ini berat karena sedang memaksa diri belajar lagi dan lagi. Mungkin beberapa akan beranggapan aku mengkhianati dunia PR. Pendek sekali cara pikir itu. Sebab bagiku, aku bukan berpindah dunia, tapi sedang memperluas duniaku! Let me create my own world.

Lagipula siapa bilang aku berpindah hati, hari ini Tuhan beri aku hadiah di seminggu pertamaku, meski kecil but I’m so grateful! Aku diajak ikut salah satu sesi di workshop PR Society, tentang Investor Relations. Bertemu kembali lah aku dengan President of PR Society. Di sana ada beberapa PR perusahaan lain, termasuk salah satu sosok PR yang namanya sering digunjingkan beberapa kalangan di Surabaya.

Beberapa kali di Surabaya aku penasaran sekali melihat sosoknya tapi tak pernah berhasil bertemu. Hari ini bukan hanya melihat, tetapi berkenalan, dan duduk bersebelahan di satu taxi yang sama dengannya. Wow, kami bercerita banyak hal tentang PR. Aku ingin pandanganku tentangnya terpatri bukan karena desas desus gossip, tetapi karena aku menilainya langsung. Dia tak seburuk itu. Setiap orang boleh punya kekurangan, tapi aku percaya akan tetap ada pihak-pihak yang menyukainya, dengan cara dan gayanya. I respect her anyway.

Kurang lebih itulah seminggu di duniaku yang baru. Bahkan tema Maret di gerejaku di Jakarta ini adalah Finance! Is it a coincidence? Aku sedang memperluas duniaku, kusadar betul yang kulakukan, aku hanya ikuti ke mana Ia membawaku. MembiarkanNya membuka jalan dan aku hanya lakukan yang terbaik yang kubisa lakukan di setiap jalan-jalan itu.

Exodus 23:20, “See, I am sending an angel before you to protect you on your journey and lead you safely to the place I have prepared for you.”


Yesterday has come and gone and I’ve learn how to leave it where it is

I see that I was wrong, for ever doubting I could win

Just like all the seasons never stay the same, all around me I can feel a change

I will break these chains that bind me, happiness will find me

Leave the past behind me, today my life begins

A whole new world is waiting, it’s mine for the taking

I know I can make it, today my life begins..

(Bruno Mars – Today My Life Begins)

 

Karawaci | 250311 | 12:22AM

1 Comment (+add yours?)

  1. Adi
    Mar 27, 2011 @ 06:25:58

    Finance PR..Finance PR..
    Let’s give our University(especially our majors) some “haunt”. There are still many professionals who need to know about us.
    Good luck ya.

    Adi.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: