“Lalu Perhatikan Apa Yang Akan Terjadi..”

2011 – Bingung dan tak tahu apa yang harus bagaimana menyikapi “teori” sederhana itu. Orang yang terlalu mudah khawatir akan hal yang belum terjadi, itulah aku. Tak bisa membayangkan yang harus dilakukan ketika seseorang menyarankanku untuk lebih tenang dan hanya perhatikan apa yang akan terjadi setelah diri ini memutuskan satu keputusan. Terlalu khawatir berbuah takut akan resiko, lalu berbuah tak berani memutuskan, kemudian berbuah hidup berjalan di tempat dan tak bisa melangkah maju.

Teori ini sangat sederhana. Bunyinya hanya: buat sebuah keputusan lalu diam dan perhatikan apa yang akan terjadi. Begitu seterusnya. Finally, ku berhasil mempraktekkan dan memahami teori sederhana ini. Menarik dan it simplified my life! I did it and it means I could do it again, for sure!

Because I’m worry too much, aku jadi mencoba membuat semuanya harus terencana. Begitu pula dengan kepergianku ke Jakarta di libur Natal kemarin. Sebelumnya aku mencoba mengatur bagaimana aku akan melewatkan hari-hari di sana. Teman di Jakarta sana kuhubungi agar bisa menyediakan waktu untuk bertemu. Namun entah mengapa begitu sulit menghubungi mereka sementara jarum jam pemesanan tiket tak lagi bisa menunggu. Kuputuskan: beli tiket ke Jakarta – Semarang – Surabaya. That’s it!

Cukup takut karena aku akan berangkat tanpa rencana matang, yang pasti tiket sudah dipesan dan tak bisa mundur. Semua membuatku kembali fokus pada tujuan utama, ke tempat kakakku untuk mengintip pintu yang dibukakan padaku. Selebihnya, aku memaksa diri untuk tutup mata dan let it be.

Pesawat tinggal landas dan kuyakini Tuhan akan memberikan suatu hal istimewa untukku kali ini. Doaku, memohon Tuhan berikan kemantapan hati bila pintu itu memang untukku. Amin! Tuhan pun mengamininya, tampaknya.

Singkatnya kakakku memesankan guest house di sebelah tempatnya untuk 3 dari 6 malamku di sana. Karena ia pun tak tahu jadwalku. I’m in the mood of holiday yang hanya habiskan waktu bersantai dan mengalir saja. No more worry too much for this time. Sisa 3 hari aku tinggal di kost teman baru yang sudah terlebih dulu ada di posisiku saat ini. Pergi pun dengan teman baru yang lain lagi, komunitas yang membangun, dan seakan memantapkan hati, bukan membenarkan rasioku. Ya, aku bertemu dengan orang-orang istimewa.

Bagaimana dengan doaku? Well, tak banyak yang kulihat di dalam ruangan di mana pintu itu terbuka. Belum tahu persis apa saja perabotnya, di mana letak masing-masingnya, dan semua detail ruang itu. Yang pasti ruang itu terang, bukan tak bercahaya. Karena aku bisa melihat manusia yang tersenyum hangat padaku di sana. Aku dikenalkan Tuhan pada orang-orang baru yang akan menemaniku di dalam ruangan itu, di saat yang tepat. Manusia yang belum pernah kutemui sebelumnya, tetapi aku tahu mereka berasal dari “asal tempat” yang tak perlu kuragukan lagi. Kutertunduk dan tersenyum, Tuhan telah menjawab doa yang kuucap saat pesawatku lepas landas. Dia menjawab dengan caraNya dan jawabanNya sendiri.

Sebuah momen Natal yang unik dan aku benar belajar untuk lebih memberikan ruang bagi Jesus-ku untuk berkarya. Ia sudah lahir tapi aku bahkan seakan tak bisa percaya seutuhnya. Tak patuh seutuhnya. Selama ini aku hanya tahu teori tanpa membiarkan diri mengalaminya. Ternyata membuat sebuah keputusan lalu diam dan memperhatikan apa yang akan terjadi adalah sebuah bentuk kerja sama yang indah antara aku dan Bapaku.

Kini setelah itu terjadi, aku akan belajar membiarkan siklus ini berputar lagi. Membuat sebuah keputusan baru, dan biarkan Tuhanku berkarya. Ini pelajaran pertama yang kubawa di tahun 2011-ku!

“Happy New Year Be!! Welcome to the next chapter of your life. There are 365 empty pages for you. Write down each page with no doubt and regret..”

Bandungan 301210 12:40 AM

1 Comment (+add yours?)

  1. Trackback: 2010 « Lukisan Kata Tulisan Warna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: