Candi Gedong Songo, Bandungan, Semarang

Bila kau menyukai berwisata dengan alam atau memiliki perhatian dengan warisan budaya, pergilah ke tempat ini, Candi Gedong Songo. Selain candi besar yang sudah dikenal secara internasional, Indonesia masih memiliki segudang candi untuk dijaga dan dikenal. Salah satunya Candi Gedong Songo yang berdiam di ketinggian hampir 1.300 meter di atas permukaan laut ini.

Letaknya ada di lereng Gunung Ungaran, Desa Sumowono, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Kompleks candi ini berada 15 km dari Ambarawa menuju ke Desa Sumowono atau sekitar 40 menit perjalanan. Bila sedang berencana berlibur ke Bandungan, harus mampir ke kompleks candi yang satu ini.  Karena selain Wisata Alam Umbul Sidomukti, candi ini juga layak didatangi. Hanya 10 menit untuk mencapainya dari pasar Bandungan. Mobil harus menanjak cukup tajam di jalanan pegunungan. Jalannya bukan jalan besar tetapi sudah beraspal sehingga tetap nyaman dilalui. Panorama cantik akan kau temukan di sepanjang jalannya. Saranku, matikanlah pendingin mobil dan bukalah jendela. Bukalah mata dan tengok kanan kiri, perhatikanlah anugerah Tuhan di luar sana.

 

View on the way to Candi Gedong Songo

Udara di sana dingin, sejuk di kisaran 20o Celsius. Tek heran bila kabut sesekali menemani. Dan tak terasa bila matahari menyerang, yang tersisa adalah kulit yang terbakar di siang hari. Terdapat barisan rapi pepohonan pinus di sisi kanan kompleks candi. Hijaunya gunung sangat bersahabat dan menemtramkan hati.

Candi Hindu ini dinamakan Candi Gedong Songo karena terdapat 9 bangunan candi yang dibangun pada 927 masehi. 9 bangunan itu tersebar di lereng-lereng yang telah dibangunkan rute jalan setapak untuk mencapainya satu per satu sampai habis dengan membayar 6.000 IDR. Ada juga kuda-kuda yang siap disewa untuk mengelilingi kompleks candi.

Saat itu aku mengira terlalu mahal harga yang ditawarkan joki kuda, dan karena sudah terbiasa hash, kami pasti sanggup menghabiskan track candi ini. Ternyata kami salah dan menyesal di tengah jalan karena tak mau menyewa kuda. Jalannya sangat menanjak untuk beberapa rute dan jalur yang harus ditempuh pun panjang. Terlebih para joki kuda akan menjelaskan kisah di balik setiap candi dan memberikan waktu sejenak untuk berpotret. Namun, bila tetap ingin menantang diri untuk berjalan, saranku bawalah air minum.

Bagi para pemuja di masa lampau, gunung adalah tempat tinggalnya para dewa. Oleh karena itu mereka membangun deretan candi ini di puncak perbukitan. Bentuk ruangnya persegi dan persegi panjang. Setiap area bangunan candi di Gedong Songo cukup kecil, tak terlalu besar. Di setiap areal bangunan selalu ada hamparan lapang meski tak terlalu luas. Tak seperti Borobudur yang utuh tunggal dan sangat besar. Atau Prambanan yang beberapa tetapi besar. Walau kecil tetap unik karena setiap candi memiliki kisah sendiri. Beberapa candi tampak sudah runtuh sebagian.

Keunikan lain, di tengah rute terdapat sumber air panas. Pemandiannya tak terlalu besar karena terdapat di lembah. Asap yang terus mengepul menyebarkan aroma belerang yang khas. Beberapa bebatuan besar menjadi spot untuk berpose “gila” yang jarang sekali akan dilakukan ayah ibuku. Sebuah memori unik buat keluargaku.

Sedikit berbagi, awalnya alasanku ke sana karena ayah dan ibu ingin bernostalgia mengenang masa pacaran mereka dulu. Kini setelah anak-anak besar, mereka mau menempuh kembali rute dari candi pertama sampai habis bersama-sama. Sepanjang rute pun kami menggoda ayah ibu dan beberapa kali meminta mereka berpose bersama. Pada akhirnya, kami sukses menyikat habis rute dari candi pertama sampai selesai dengan berjalan kaki. Lelah karena tanjakan. Lama karena banyak berfoto. Tetapi puas menemani ayah ibu bernostalgia dan menikmati indahnya pemandangan dan candi ini.

A recommended tourism attraction to visit..

Another post about Candi Gedong Songo link1 and link2.

BeBe | 290710 | Sby

2 Comments (+add yours?)

  1. anno
    Jul 30, 2010 @ 21:28:23

    terima kasih sudah memberikan referensi ke blog saya..
    candi gedong songo memang memberikan pesona dan panorama alam yang indah..
    selamat berwisata…

    Reply

  2. Trackback: Wisata Alam Umbul Sidomukti « Lukisan Kata Tulisan Warna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: