Menjenguk Mimpi Masa Kecil di Bogor

Apa yang akan kau lakukan setelah kuliahmu selesai? Bekerja! Umumnya setiap lulusan baru akan mencari pekerjaan dengan melihat lowongan di perusahaan. Hey! Masih ada pilihan lain! Mengapa tak mencoba memulai usahamu sendiri? Menggunakan ilmu dan ketrampilan yang kau punya dan bukan mengurangi 1 lowongan pekerjaan tetapi membuka kesempatan kerja..

 

Cobalah tanya pada dirimu? Pernahkah kau menginginkan sesuatu untuk kau usahakan? Hanya, lebih banyak hambatan merintang dan kau memilih menghadapai apa yang ada saja, yang realistis yaitu bekerja dan dapat gaji.. Sulit memang, terbatas modal, ketidakmampuan mengatur keuangan, tak tau soal pasar, dll.. Salah satu brand manifesto Shell yang kusuka: Difficult YES, impossible NO!!

 

Jadi teringat akan mimpi masa kecilku. Ada sebuah keinginanku sejak kecil, aku ingin suatu hari nanti aku punya flower plantation!! Tinggal di antara bunga yang mekar, mengatur masa kembang, memotongnya di saat yang masih kuncup, dan menjualnya ke florist yang akan merangkainya jadi karangan bunga. Karangan bunga yang mewakili perasaan cinta dan kasih sayang..

 

Di tengah masa internshipku, aku berkesempatan ikut serta ke Bogor. Divisi social investment dengan programmnya Shell LiveWIRE melanjutkan roadshow BIW di kota ke-17 dari rangkaian 1 tahun ini. Bright Ideas Workshop bertujuan memotivasi anak muda usia 18-32 yang memiliki keinginan untuk berwirausaha sendiri. www.livewire-indonesia.com Shell menjalankan program ini di setiap negara Shell melakukan bisnisnya, begitu pula di Indonesia. Kali ini untuk kota Bogor, kami bekerjasama dengan IPB. 1 November 2008, bertempat di Gedung Alumni IPB, sekitar 130 anak muda Bogor dipenuhi semangat untuk mewujudkan usaha mereka. Dengan mendengar langsung pengalaman dari pemenang Business Start-up Award 2007, dan juga beberapa peserta yang telah memulai bisnis kecil-kecilannya, mereka berdiskusi dan menggali ide usaha.

 

Aku ikut serta untuk menangani media. Beberapa media lokal setempat diundang untuk meliput. Aku membuat press release dan menyambut rekan pers yang datang. Kemudian kupertemukan mereka dengan keyperson yaitu Mbak Endah selaku Social Investment Manager dan Pembantu Rektor IPB. Press conference kecil terjadi di sela-sela workshop. Peliputan muncul di Antara, Jurnal Bogor, Pakuwan Raya, dan Koran Kampus IPB. Ayu Gunantari, Edit Wahyuningtyas, Doni Cholid, Sri Endah, dan aku bersama mempersiapkan workshop ini dengan BEM IPB.

 

 bogor-horz

 

bogor-vert

Terlepas dari urusan pekerjaan, workshop kali ini membuatku dapat mengunjungi Bogor. Ini kali pertama kukunjungi kota kecil di lereng dataran tinggi yang dingin, sejuk, hampir setiap hari hujan, asri, bengkoang dan bentoel di mana-mana, memiliki kebun raya di tengah kota, dan kawanan menjangan di halaman Istana Bogor. Aku heran melihat banyaknya angkot hijau yang membuat lalu lintas macet. Tapi juga kagum karena beberapa kali kulihat polisi mendorong mobil dan bus yang mogok!

 

 

 

Pada saat survey, 28 October 2008, aku, Ayu dan Doni makan siang di Café Gumati. Tidak special makanan yang kunikmati, hanya saja pemandangan rumah-rumah di bawah sana cukup menarik untuk kujadikan latar berpose. Kemudian dengan Odyssey itu Pak Hans mengantar kami ke kampus IPB di Dermaga. Sampai juga aku di IPB.

 

 

 

Tanggal 31 Oktober siang kami bertolak dari Jakarta. Malam itu kami menginap di Novotel Hotel di daerah Baranangsiang. Hujan deras mengguyur Bogor membuat kami tak bisa keluar dan hanya menikmati suasana hotel di malam hari. Nice place to solitare yourself. Esoknya, setelah workshop berakhir, aku bersama Ayu menyempatkan diri mampir ke Factory Outlet resmi Levi’s yang katanya hanya ada 2, yaitu di Bekasi dan Bogor ini. Harganya memang di-cut, tetapi bersabarlah karena ukuran normal cukup sulit didapat. Sebagai gambaran, Levi’s asli dengan harga awal 1.200.000an, di sana dijual dengan harga 600.000an. Aku sempat membeli sebuah blue jeans, dari 379.000 jadi 200.000. Lumayanlah untuk ukuran Levi’s.

 

 

 

Malam itu, dengan petir dan kilat menyambar, di tengah hujan deras yang menjadi teman baik Bogor, kami kembali ke Jakarta. Sampai jumpa lagi Bogor..

 

 

 

 

 

 

 

Jakarta-101108-10:47PM

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: