Stairway to Shell Indonesia

Jakarta – Oct 4, 2008 – 01:05 AM

Bukankah Aku menyertai engkau?

Secuil kisah perjalananku sehingga aku bisa sampai di Shell Indonesia untuk melaksanakan internshipku ini akan kubagikan di sini. Aku tulis blog ini dengan tersenyum simpul karena aku benar-benar bersyukur bila melihat perjalanan di belakang hingga aku bisa sampai di sini. Aku ingin mengingat setiap detailnya, that’s why aku tulis di sini. Semoga kalian juga bisa memetik sesuatu..

Aku masih ingat betul bagaimana waktu-waktu itu, di bulan Maret 2008, aku ada di titik tertinggi untuk stress karena bekerja underpreasure sebagai ketua umum sebuah kepanitiaan acara ulang tahun fakultasku. Aku sadar bahwa semester depan aku harus menjalani magang kedua. Saat aku menanyakan pendapat Papa, “Pi, aku magang di mana ya enaknya? Surabaya, Jakarta, atau Bali?”. Dengan tegas dan lugas Papa menjawab, “Jakarta dan nggak perlu ada pilihan lain!”. Teman seangkatanku yang juga akan menjalani magang di semester 7 sudah mempersiapkan judul dan juga mencari sasaran tempat magang. Tapi aku hanya punya modal jawaban Papa, masih tak sanggup harus menambah beban pikiran tentang magang. Lagipula aku tipe orang yang akan fokus pada satu hal sebelum masuk ke hal lain. Aku pun tenggelam dengan kepanitiaanku itu..

Sekitar akhir Maret, setelah UTS berakhir, Nita berujar akan pergi ke Jakarta untuk mencari tempat magang. Aku seakan dihentak, “What?! Segitunya ya nyari tempat magang? Knapa mreka sampe segitunya? Aku malah belum bisa memikirkan tempat magangku. Gimana ya..”. Aku pun iseng meminta ijin untuk ikut bersama Nita ke Jakarta. Maklum, aku belum pernah ke Ibukota sebelumnya. Dengan modal nekat, dan nomor seorang teman di Jakarta, aku bulatkan tekad berangkat selama 4 hari. Papa yang biasa berkantor di Jakarta, saat itu ada tugas di Surabaya dan hanya bisa ke Jakarta 1 hari untuk rapat. Rabu pagi, first flight aku dan Papa berangkat. Karena first flight itu pula, aku dilarang pergi memberi surprise teman baikku di malam sebelumnya. Aku sampai marah dan menangis malam itu hahaha..

Waktu itu benar-benar aku gunakan untuk menyerap Jakarta sebanyak-banyaknya. Aku bertemu Nita yang menggunakan kereta api, di kantor Papa setelah meluncur dari Cengkareng. Ternyata Nita sudah siap dengan proposal, sementara aku? CV saja baru kubuat di sana. Sasaranku hanya 1, sebuah lembaga kebudayaan kedutaan negara asing yang berinisial BC! Aku dan Nita berjalan kaki ke BEJ. Kita pun mampir ke Menpora karena tak hanya mencari tempat untuk kita berdua tetapi juga untuk teman lain di Surabaya yang berminat magang di Jakarta. Nita ke sebuah PR Consultant, dan langsung dinyatakan diterima. Ya Tuhan.. Aku langsung ciut.. Bagaimana nasib magangku?? Karena BCmenolak untuk ditemui. Form intership kukirim tapi tak pernah ada feedback. Kudatangi kata mereka harus bikin appoinment by phone. Kutelpon, mreka mengatakan tak bisa menemui. Fine! Pupus rasanya.. Tapi aku percaya Tuhan adil, Ia melihat usahaku dan tak akan biarkan kepergianku ke Jakarta ini sia-sia sekalipun aku tak tahu apa gantinya..

Kembali ke Surabaya, ‘menangis darah’ karena kepanitiaanku. Sementara kudengar satu per satu teman-teman bersorak gembira karena sudah mendapat kepastian tempat magang. Dalam hati ingin teriak.. Sampai pembuatan proposal di bulan Mei, aku tetap tak tahu harus magang di mana. Sempat mencoba kemungkinan di salah satu stasiun televisi swasta nasional, tapi birokrasi rumit dan jawaban tidak ramah dari ujung telpon mereka membuat aku tak banyak berharap. Seringkali tidak bisa tidur saat malam. Aku ingat betul, setiap malam, baik dalam doaku, bahkan aku minta didoakan keluarga dan sahabat baikku, selalu tersebut “Tuhan, Kau ingin aku magang dimana? Bawa aku ke sana. Buka jalanMu karena aku percaya rancanganmu damai sejahtera bukan kecelakaan.” Itu doaku..

Hari pengumpulan proposal ke kampus tiba. Kukumpulkan judul tanpa kepastian sambil masih mengirimkan CV, rekap nilai, draft proposal ke banyak perusahaan. Aku memang mencari lowongan magang di company atau PR Consultant. Aku stress ketika setiap teman bertanya, “Be magang di mana?” dan jawabku sama, “Nggak tahu hehehe.. Kalau emang Tuhan mau aku magang, ya pasti magang, kalo enggak dapet ya cuti kuliah 1 semester..”. Ingin rasanya kurekam kalimat itu karena lelah batin dan lelah mulut ini menjawab. Bahkan dosen pembimbingku bingung dan sibuk menelpon temannya di stasiun tersebut agar peluangku diterima lebih besar tapi tak berhasil tersambung.

Satu kejadian unik yang kuingat, ada seorang dosen yang tegas dan memang tak begitu ramah. Beliau juga tidak mendukung acara kepanitiaanku. Dosen pembimbingku mungkin dgn bercanda waktu itu berkata kepadanya, “Gimana nih, gara-gara acaramu itu anakku ga dapet tempat magang?”. Aku takut bukan main karena aku tak pernah menyalahkan acara itu bila aku tidak magang. Tak kuduga, esoknya, ada sms dari dosen itu. Ia menyuruhku datang ke kantornya untuk diberi contact temannya yang punya PR Concultant di Jakarta! Tak kuduga dan aku senang bukan main karena berarti harapan masih ada buatku.. Yang ada di pikiranku saat itu:

  • Coba semua kemungkinan yang masih bisa dicoba
  • Kalau Tuhan mau aku magang, aku pasti magang
  • Kalau memang sampai tanggal mulai magang aku tidak dapat tempat magang, aku akan cuti kuliah dan mencari kerja part time

Libur tiba. Aku tetap diliputi dengan ketidakpastian akan hari depan hahaha.. Tak terhitung berapa perusahaan yang sudah kukirimi paket lamaran magangku. Kudapat kabar bahwa stasiun tv itu menerimaku tapi aku hanya bisa 1.5 bulan magang di sana yang berarti tidak mencukupi 440 jam waktu minimum dari kampus. Harapanku jatuh pada RSPI dan ShareComm. HRD RSPI cuti jadi tak bisa kuperoleh kepastian. Aku pun menunggu ShareComm, harapan terakhirku. Kuisi liburku dengan mencari baju kerja, sambil berharap cemas.

Di libur itu, Papa sempat mengajakku ke proyeknya di Gresik. Perusahaannya sedang mengerjakan pembangunan storage Shell. Aku yang tak suka menganggur, ikut ke proyek Gresik yang gersang panas tandus itu. Di minggu yang sama, Sabtu malam, Papa pulang dan langsung memberiku kartu nama berlogo Shell di sana. Ternyata tadi ia bertemu dengan salah satu petinggi Shell yang bekerja di departemen Communication yang menjalankan fungsi PR Shell. Mereka berbincang dan kemudian Papa menyebutkan aku mencari tempat magang, ia pun mengatakan supaya aku mengirimkan CVku. Malam itu juga paket softcopy yang kusiapkan untuk apply magang biasanya, langsung kukirim ke emailnya dan dalam hati berdoa. Tak pernah ada yang kebetulan di dunia ini..

Senin siang, di kala ShareComm menyatakan menerimaku bila aku sanggup bawa laptop, di saat yang sama persis email balasan dari Shell kuterima. Mereka menanyakan kesediaanku untuk magang 6 bulan! Aku jawab bersedia karena memang tak ada mata kuliah lain yang bisa kuambil lagi dan keluargaku tak menuntutku harus lulus skripsi persis 4 tahun kuliah. 2 hari kemudian, aku diminta ke Jakarta karena mereka tertarik menginterviewku. Wow.. Ketika satu pintu kubuka, pintu itu akan membuka pintu-pintu lain di depan.. Aku segera memesan tiket, 1 hari setelah Indonesia Sampoerna Best Student Visit 2008 berakhir..

Lagi-lagi batu menghadang.. 2 hari sebelum berangkat Sampoerna Best Student, kupastikan appoinment yang telah kubuat itu, tak kusangka jawaban itu yang muncul,” Widi, kamu ngga perlu ke Jakarta deh.. nanti kita teleconference interview by phone aja. Siapin HPmu tanggal 29 Juli jam 11 siang ya..” Kecewa dan lega. Kecewa karena ternyata tiketku tak bisa direfund! Tiket PP itu pun harus direlakan. Lega karena aku sempat berpikir akan bertualang seorang diri sekali lagi di Jakarta selama 3 hari hanya untuk interview tapi berarti petualangan itu tak perlu kulakukan. Apapun itu, aku percaya Tuhan rancangkan yang terbaik buatku..

Hari itu aku menunggu dengan berdebar telpon itu tapi tak ada juga. Sampai 2 jam menunggu kuputuskan menelpon Papa bertanya apa yang baiknya kulakukan karena aku berhadapan dengan perusahaan asing yang sangat tak bisa seenaknya sendiri. “Gimana mau diinterview, beliau ada di depanku ini sekarang Be..” Gubrag!! Ada demo dari warga sehingga wakil dari departemen Communication harus langsung datang ke tempat. Interview pun berganti jadwal. Beliau menungguku di lobby Shangrilla untuk interview malam itu juga. Hahaha.. Mengerikan!! Interview in English, aku belepotan manjawab pertanyaan dengan jawaban yang so silly hahaha.. Tapi Mbak Endah berkata, “Jangan dianggap ini kamu akan diterima karena ada 3 tahapan yang harus dilalui sebelum tahu kepastiannya. Ini pertama. 2 hari lagi kamu akan ditelpon oleh Mbak Fathia untuk diinterview lagi. Tahap ketiga, hasil interview dan CV akan dikirim ke Singapore untuk diputuskan oleh GM Asia Pasific..”. Tak mudah bukan? Padahal 2 minggu kemudian aku sudah harus mulai magang.. Tapi sekarang masih proses yang tidak pasti.. Tapi Tuhan punya waktuNya sendiri bukan?

2 hari by phone Mbak Fathia menelpon dan interview in English. Konyol dan parah banget! Itu yang aku rasakan setelah menutup telepon. You could ask me about grammar but don’t ask me to do interview.. Jawaban akan diberitahukan akhir minggu depan. Aku pun memohon agar dipercepat karena aku butuh kepastian dan mempersiapkan diri tinggal di Ibukota. Aku persiapkan baju kerja tapi saat itu ada suara di hati kecil yang meyakinkanku aku akan magang di perusahaan kerang kuning itu.. Tanggal 4 Agustus siang, kuputuskan menelpon menanyakan jawaban. “Widi, kamu bisa magang di CX Shell Indonesia mulai tanggal 11 Agustus selama 6 bulan..”

Aku percaya Tuhan selalu menyertaiku! Oh my God.. Hal yang pertama kulakukan, berdoa!! Lalu aku berlari keluar kamar mencari Mama dan memberitahukannya pada papa, kakak dan adikku. Karena selama beberapa bulan ini mereka ikut stress melihat aku bingung dan mereka tak henti berikan support. Segera kuurus proposal baru dan surat pengantar dari kampus yang rumit itu.. Aku akan berangkat ke Jakarta tgl 7 Agustus malam, flight terakhir, sendirian tanpa diantar orang tuaku ke Jakarta, membawa barang dgn total 36kg! Hanya 2 hari aku persiapkan barang untuk tinggal selama 6 bulan di Jakarta. Dosen pembimbingku pun turut lega karena akhirnya aku tak jadi cuti kuliah hahaha.. Lowongan ShareComm kuberikan pada Vera yang juga belum mendapat tempat magang. Untung ShareComm mau memahami pilihanku dan menerima Vera di sana..

Finally, 11 August 2008, I started to become an internee at Shell Indonesia. Here I am.. Setalah perjalan panjang, berliku, dan berbatu.. Memang begitu banyak dan tidak sedikit aku berkorban untuk ini. Ke Jakarta tidak dianggap oleh BC, tertekan menjawab pertanyaan teman-teman, berbulan-bulan terombang ambing, terancam cuti kuliah, tiket PP Jakarta hangus, menangis karena ketidakpastian, tak bisa tidur nyenyak, menjalani interview, 2 minggu menjelang masih tak ada kejelasan.. But, so many things to learn that God teach me to have faith in Him, dan aku benar-benar percaya Tuhan selalu menyertai kehidupanku. And here I am now.. Aku ngga cuti kuliah, magang di Jakarta, selama 6 bulan, di perusahaan asing, oil company pula!!

Hahahaha.. Tidak heran bukan bila aku tertawa lega sekarang? Beautiful things don’t come easy.. God has His plan for His children.. Oya, tahukah kau bahwa sejak kecil aku suka melihat F1 dan tim favoriteku Ferrari? Di tim Ferrari pasti terlihat kerang kuning bukan? Tahukah kau bila aku selalu menyukai gambar itu? Dan suatu kali saat aku SMA, tahukah kau tiba-tiba ada stiker kerang kuning itu tertempel di kaca belakang mobil keluargaku? Kami pun bertanya dari mana ia muncul padahal kami tak memakai produknya? Dan sekarang tahukah kau, aku merasakan bekerja sebagai internee di perusahaan kerang kuning itu??

Take a chance and take the risk.. Do my best and let my God do the rest.. Thank you My Lord.. And I still believe that You’ll open another doors forward for me, through this door.. This is my stairway until I reach Shell Indonesia..

Aku percaya Engkau menyertaiku dan tak pernah tinggalkanku..

17 Comments (+add yours?)

  1. alhakiki
    Jan 07, 2013 @ 16:53:27

    Mbak, dulu magang berapa lama ya? Nah mau tanya lebih lanjut nih, bisa minta emailnya kah ke: alhakiki@students.itb.ac.id Thanks

    Reply

  2. shan
    Feb 10, 2012 @ 11:32:48

    shallom, boleh saya tanya kak?

    saya lagi cari magang buat tugas akhir dari kampus, kalo mau magang di shell
    gimana caranya kak? terima kasih🙂

    Reply

    • Gumilar rahadhyan
      Dec 10, 2012 @ 21:33:00

      Selamat malam,

      Kak, bolehkah saya tahu info utk magang di shell? Major saya international relations dr airlangga surabaya.. info dari kakak akan sangat membantu..
      Passion saya utk mencoba magang di perusahaan minyak multinasional sejak masuk kuliah.. terima kasih sebelumnya..
      Mungkin kalau bs tlg email saya utk informasi magang di shell.. mohon bantuannya.. terima kasih..

      Reply

  3. rachmawati
    Jan 11, 2011 @ 10:35:44

    salom .. met pagi salam kenal dari saya rachma di medan.. sy senang dng kesaksian yg luar biasa Tuhan berikan kpd widi, dan ini pun menjadi kekuatan bagi saya & keluaraga utk selalu mengutamakan Tuhan dlm segala hal .. mbak saya pingin lebih kenal lagi krn kebetulan saya mau mencoba bekerjasama dng perusahaan shell dan sy pun sdh membuat permohonan kerjasama kpd shell untuk retail SPBU di medan , terima kasih GBU ……

    Reply

  4. gustaf
    Oct 24, 2010 @ 19:03:31

    hyyy……good blog…….salam kenal………

    Reply

  5. frenky
    Aug 02, 2010 @ 22:15:19

    aku kerja d SHELL jg…tapi distributor.hhehe

    Reply

  6. john
    Dec 05, 2009 @ 19:48:43

    keren cerita pengalamannya, jadi nambah semangat bwt ngejar cita2…

    Reply

  7. adi
    Aug 09, 2009 @ 06:23:50

    salam c, saya adi. dari fikom petra juga..appreciate ur story…hehe…i will add u @fb.
    tq..gbu.

    Hi, Di.. Thanks for coming, ok add aja d FB hehe.. So thankful if could give you something through my writing..

    Reply

  8. BeBe Gunawan
    Dec 16, 2008 @ 11:04:38

    poce: amien.. tapi masi kepengen skolah lagi nih haha..

    ella: thanks ya supportnya termasuk pas compar lalu..

    ashura: super girl!!! =)

    Reply

  9. ashura
    Dec 16, 2008 @ 11:00:35

    hohoho…mmg super girl sejati..hehe..always live to the fullest

    Reply

  10. ella enchanted
    Nov 28, 2008 @ 11:10:17

    wow Be…
    aku jadi inget waktu dulu kamu desperate abis2an waktu Compar..
    Satu yang perlu diingat.. Pengorbanan tidak akan pernah sia-sia..pasti akan selalu ada hikmah dan hasil indah di balik semuanya itu, walaupun datangnya tidak langsung..🙂

    I’m happy for you, Be.. Good luck yaa..🙂

    Reply

  11. poce
    Oct 16, 2008 @ 19:30:12

    you are so super womennnn … cepet lulus be, biar bisa lanjut kerjaaa ..

    Reply

  12. Mukh
    Oct 12, 2008 @ 20:43:22

    Udah mampir dari dulu kali….
    cuma baru sekarang ngasih comment…. hehehehe

    Sukses ya….

    Reply

  13. BeBe Gunawan
    Oct 10, 2008 @ 11:25:22

    Hi Mukhlis, thanks for coming to my blog. Yup, beautiful thing don’t come easy.. Hehehe..

    Reply

  14. Mukh
    Oct 10, 2008 @ 11:14:08

    Haaah…… Lega jg ya….
    No pain no Gain kali ya…

    Reply

  15. BeBe Gunawan
    Oct 10, 2008 @ 10:47:25

    Hahaha.. Yup Sil, this is the whole story, maybe so far you just heard a piece of it from me ya? And you know how I was desperate at that time.. haha.. But, that’s why I wrote it here, to tell you all the complete. Thanks anyway for your support.. Enjoy your IMX too ya..

    Reply

  16. tansilia
    Oct 10, 2008 @ 09:25:37

    wow be.. so this is the complete story..? incredible..
    hope u’r enjoying ur internship at shell, cause u totally deserve it!
    btw, ak taruh link d blog ku yah, hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: