My 21st..

Jakarta – 050987 – 9:53PM

 

Life begin at 21! Isn’t it? Haha.. All I know just want to pass this year by giving thanks to God for everything behind and walking forward with Him..

 

Bdayku kali ini unik. Aku ada di Jakarta dan pertama kali merayakannya sendiri tanpa keluarga. Pergantian hari dari tanggal 4 ke 5 terjadi dengan situasi aku sedang di dalam mobil di tengah jalanan ibukota dan tepat melewati Monas di tengah malam kala jalanan Jakarta mulai berangkat tidur. Aku pun menempati kos baru tepat di malam ulang tahun.

 

Pagi dibuka dengan hal unik. Kuputuskan memakai hem putih andalanku dan aku memakai jeans pencil hitamku, karena ini Jumat. Seperti biasa, aku berjalan kaki 7 menit keluar untuk mencapai tempat mencari Kopaja. Aku berjalan sambil mengenakan earphone mendengarkan Chris Tomlin bernyanyi di telinga. Lalu, ketika melewati para tukang ojek, tiba-tiba salah seorang mereka menyelutuk, “Wah seneng banget si Mbak hari ini..” Padahal aku berjalan seperti biasa. Aku berujar dalam hati, “Tau aja mereka..” hahaha..

 

Setiba di kantor, aku masuk ke lift menuju lantai ruang kerja. Ketika pintu mulai menutup, beberapa karyawan di dalam lift berujar, “Cepetan nutup, ayo nutup..” Tapi terlambat, pintu kembali terbuka sebelum tertutup rapat dan beliau masuk bergabung di lift kami. Aku selift dan berhadapan dengan CEO ku, Darwin Silalahi, orang nomor wahid di Shell Indonesia. Dan beliau tersenyum menyapa anak buahnya. “Wah, langka banget dan pas di pagi ulang tahunku..”, komentarku dalam hati. Seperti mendapat jackpot kecil dari perusahaan multi-nasional ini.

 

Siangnya, ketika sedang mengerjakan assignment, tiba-tiba managerku memanggil dari ruangannya. “Widi, karena ga lama ak bakal cuti, jadi aku mau traktir deh buat ulang tahunmu. Kamu pengen makan apa?”, kata Mba Fathia. Wew.. Padahal ak sudah berbingung ria untuk mentraktir mereka. Ternyata malah berbalik. Alhasil, kami pun pergi ke sebuah resto seafood di daerah Kemang. Hm.. Sekembalinya ke kantor, tak lupa aku mengajak mereka berfoto bersama tentunya. Rekan dan manager di tempatku sangat baik dan perhatian memang.. Apalagi aku yang paling bungsu di sana. Haha.. Nice working place..

 

Sore hari, tak biasanya aku pulang sebelum jam 5. Hari sebelumnya aku selalu pulang lebih dari jam 6. Seorang temanku mengajak turun bersama. Namun sesampai di bawah, aku berpisah dengannya karena aku mampir ke restroom. Setelah itu, ketika kaki baru melangkahi batas pagar gedungku, aku melihat seorang rekan dari Finance yang baru beberapa hari aku kenal juga karena berjalan bersama dari kantor ke arah tempat mencari Kopaja. Tapi aku melihatnya duduk dan wajahnya pucat. “Maagku kumat, tolong bantu aku..”, ujarnya. Aku segera menopangnya dan menggandengnya berjalan ke arah pulang kami biasanya. Ternyata ia memilih menahan sampai buka puasa tiba. Tapi aku tak yakin kondisinya aman untuk naik Kopaja. Ia bersedia untuk naik taxi dan aku membantunya memberhentikan taxi di jalanan TB Simatupang yang macet itu. “Temani aku ya..”, imbuhnya. Aku kaget karena tak terpikir rencana pulangku berubah begini. Tapi kondisinya yang cukup mengkhawatirkan karena berdiri saja wanita itu sudah sangat lemas. Masalahnya tempat tinggal kami berbalik arah. Aku tetap menemani rekan yang baru kukenal itu. Ia tak kuat menahan sakit sampai menekuk tubuhnya dan berbaring di kakiku. Kaget dan khawatir. Supir taxi itu pun menyetir dengan tak nyaman sehingga aku jadi pusing dan mual. Setelah menembus kemacetan Jumat sore Jakarta, sebelum taxi itu masuk ke gang kecil, aku turun di jalan raya Fatmawati untuk mencari metromini pulang. Itu rute yang aku pun tak tahu harus berhenti di mana. Untunglah 605 memang melewati rute yang tak jauh dari daerahku sehingga aku berjalan kaki 10 menit untuk sampai ke kos.

 

Sesampai di kos, tak ada orang jadi aku pakai waktu untuk menulis posting ini dan berdoa. Kukira rencana pergi makan dengan teman kos batal karena sudah malam mereka belum nampak. Tetapi jam 10, ketika aku mulai tertidur di depan laptop, mereka pulang dan segera menungguku berganti pakaian. Jakarta memang masih hidup di malam weekend. Mobil meluncur ke arah Mangga Besar. Mereka tetap mengharuskanku makan mi! Tradisi itu tak boleh dihiraukan kata mereka. Alhasil, dari Jakarta Selatan kami menuju Jakarta Utara. Kami berhenti makan mi di depot kecil Kwetiaw aCiap. Enak sekali makanan taste Pontianak itu. Dan semua memesan mi, kata mereka untuk menghormatiku haha..

 

Setelah perut kenyang, tak ada yang tahan melihat durian berjajar di sepanjang Mangga Besar itu. Kami berhenti, membeli durian di tengah malam, dibuka dan langsung dimakan di tempat. Durian Medan kecil tapi enak.. Tak kuduga mereka mencari lilin di minimarket terdekat dan menancapkan lilin tinggi itu di kulit durian, dibantu koko penjual durian. Lalu bernyanyi untukku. Wah.. Aku diwajibkan membawa sendiri durian berduri dengan lilin di atasnya, selagi mereka bernyanyi, orang di sekitar ikut bertepuk tangan, dan orang yang melintas di pinggir jalan melihat ke arahku. Then, finally I got candle in my birthday, so I could make wish completely haha.. So, I closed my eyes, made a wish, opened my eyes, and blowed the flame..

 

Durian and candle to blow..

Durian and candle to blow..

 

Cukup unik.. Tak ada keluarga.. Tak ada teman baik.. Tak ada surprise dari teman baik dan keluargaku.. Tapi Tuhan memberikanku kejutan unik lain di hari ini. Mungkin makna dari ulang tahun kali ini adalah belajar mandiri.. Jauh dari orang-orang yang kusayang bukan berarti rapuh tapi jadi berkat buat orang lain. Tak hanya diberi tapi memberi..

 

Di belakangku ada 1 tahun yang berbatu. Masa berat untuk jujur pada hatiku sendiri. Merasa tak ada yang mengerti perasaanku dan disebut bodoh karena perasaan ini. Mendapat jawaban dari pertanyaan 1.5 tahun lalu. Merasakan tidak lulus mata kuliah. Jadi ketua panitia yang memikul caci maki. Mencoba mengerti apa yang sedang kuhadapi. Dan mencoba kembali bermimpi..

 

Aku punya wish untuk ulang tahun kali ini. Sekalipun tanpa tiup lilin, tapi Tuhan paling tahu apa yang ada di hatiku, siapa yang kumimpikan, apa yang kudoakan, dan apa yang sedang kupelajari untuk mengimaninya.. Aku hanya berdoa untuk wish ku: supaya mimpiku dikabulkan suatu hari nanti. He’s preparing something great for my life.. Bersyukur dan berharap..

 

21, apa yang akan dibawanya kali ini? God, hold my hand. I’m ready because You’re with me..

 

 

 

Nb: Happy birthday too for my x-bebeq. It’s your 5th bday, duck!

 

 

4 Comments (+add yours?)

  1. Trackback: 364 Dari 21 « Lukisan Kata Tulisan Warna
  2. EnDy
    Sep 19, 2008 @ 21:08:53

    Wah…..
    Cc bebe keren baget, buat website sendiri…
    Hehehehe….
    Btw, mau dong durianNya itu T_T
    Oleh2 ya OK2…
    Ya dah, sukses terus ya kerjaNya n jaga kesahatan +deket ma God. OK
    Gbu always….^^

    Reply

  3. BeBe Gunawan
    Sep 09, 2008 @ 22:48:16

    Yup Te.. Read the other article please hahaha.. I think if we talke about comfortable, it’s back to how we enjoy every single thing that comes to our life.. Anyway, thanks for the greeting.. ^^

    Reply

  4. anitasuyanti
    Sep 09, 2008 @ 16:06:38

    HapPy bday 2 you..
    HapPy bday 2 you..
    HapPy bday..HapPy bday..
    HapPy bday 2 you..

    Yups, memang menyenangkan sekali be bisa melihat kado terindah yang diberikan Tuhan buat kita.. nggak semua orang dapet kado “belajar hidup mandiri”, inget kan kata2 andalan kita yang biasanya dipakai untuk saling menguatkan “GoD nggak pernah memberi sesuatu yang melebihi kekuatan kita”, so kalo Tuhan udah percayain kado itu buat kamu, Tuhan juga yakin kalo kamu bisa menerima & melewatinya dengan baik. aku berharap kamu dapat banyak banget pembelajaran dari pengalaman barumu ini.. belajar naek angkot itu kan salah satu hal positif yang bisa kamu dapat kan?? seingetku waktu di Surabaya kamu paling anti & selalu agak berubah raut muka nya waktu aku cerita aku pulang naek bemo.. tapi dibalik semua ketidak nyamanan itu ada banyak hal menyenangkan yang bisa didapat kan??
    mizz u sist..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

www.widiantigunawan.wordpress.com
%d bloggers like this: