Bagaimana kebiasaan ini muncul? Awalnya tidak sengaja, ketika berjalan berdua di sebuah mall, lapar menyerang, apalagi adikku suka sekali makan. Untung sekali dia tidak mudah gemuk, jadi tak pusing makan banyak. Pilihan pun jatuh di Pizza Hut. Wah, tampaknya delight tidak terlalu buruk untuk dicoba, apalagi budget sesuai kantong, sangat sesuai malah. Dan tanpa disadari itu jadi kebiasaan setiap bulan dan sudah berjalan lebih dari 1,5 tahun. Terkadang kami berdua juga suka mengajak mama atau kakak untuk keluar dan berpizza bersama. Tetapi tetap tidak mau melewatkan spagheti krim tomat itu, jadi delight tetap dipilih.
Salah satu yang aku paling ingat, ketika aku masih stay di Jakarta, adik menanyakan, “Kapan Ce pulang? Ngga ada yang ngajak aku delight berdua lagi lho sekarang..” Hahaha.. Kalimat polos yang lucu, namun bermakna dalam buatku. Ternyata kebiasaan itu telah menjadi hal yang simple tapi berkesan dan selalu dinanti olehnya. Ya, memang ketika kami pergi berdua itulah, ada banyak sekali cerita, keisengan, dan kekonyolan yang bisa kami bagi. Sebenarnya bisa cerita kapan saja tanpa harus delight berdua, tapi entahlah ini seakan menjadi kesempatan bagi adik untuk bisa keluar dari rumah. Tak ada tanggal khusus jadi kadang ketika aku stress ataupun adik jenuh dengan sekolahnya, siang itu akan muncul sms, “Nanti malam Pizza Hut!”. Jarak usia kami memang berbeda cukup jauh, 6,5 tahun. Tapi seiring dengan bertambahnya usia adikku, arah pembicaraan makin sama. Kadang kami menjadi sekutu di rumah. Terkadang aku sempat merasa takut, ia akan jadi dewasa sebelum waktunya, dalam artian pola pikirku mempengaruhinya. Tapi ternyata tidak, justru itu bisa jadi hal cukup positif, karakternya tak kekanakan dibanding teman-temannya, tapi masih gemar menonton kartun haha.. That’s why I call her ‘my best friend’.
Dan dari situ pun kami jadi menemukan tidak di semua cabang Pizza Hut bisa menyajikan spagheti sup krim tomat yang sangat lezat. Garlic bread Pizza Hut sekarang makin tak terasa garlic-nya. Salah satu kekonyolan yang masih sangat kuingat yang terjadi adalah ketika itu kami bersantap, selagi menunggu pesanan, kami berdua melihat pemandangan yang sama. Ada seorang waiter yang sangat gemulai. Jujur saja, aku dan adik sangat tidak menyukai gaya-gaya yang seperti itu. Alhasil, tanpa mengatakan satu patah kata pun, kami langsung tertawa geli sekeras-kerasnya. Setiap kali waiter itu bersliweran di depan kami, tawa itu meledak seketika. Sampai makan pun terganggu karena ingin terus tertawa. Sepertinya waiter itu pun merasa. Tak lama tampak pula seorang waiter lain yang gayanya tak kalah gemulai dengan waiter pertama tadi. Ya ampun, ada satu saja kami sudah tertawa kelewat batas, mengapa harus ada dua yang seperti itu? Hahaha.. Agak kurang sopan, tapi mungkin jadi keuntungan buat gerai pizza ini, jadi ada canda tawa bukan di sana? Hahaha..
Bagaimana denganmu? Kebiasaan apa yang biasa kau lakukan dengan orang terdekat yang kau sayang? Apapun itu, semoga itu kebiasaan baik, dan memiliki arti dalam relations kalian. Orang lain tak perlu mengerti meaning atau maknanya, tapi selama kalian dan orang-orang terkasih tetap merasakan kehangatan dari aktivitas itu, then teruskanlah.. Semoga menginspirasi untuk memunculkan kebiasaan-kebiasaan unik yang berarti..


HIhihii….saya juga selalu pilih: DELIGHT berdua, pilih yang pasta, daaaaan: SPAGHETI KRIM TOMAT hahahha…
lain kali bisa makan bareng nih Be!
Yang akur ya mpe tua.. skrg bedua.. ntar klo udah ada pacar masing-masing, isa double date kali ya ehehehe =p mantep bu!
LANJUTKAN! (comot kata2′e Demokrat)
Hahahaha.. Iyo bee ya, tp akan tetep seru lek masio wes berpacar tp ttp berdua, isa rasan2 pacar sisan jadine haha.. kidding.. Mending LANJUTKAN! (Demokrat) atau TERUSKANLAH (Agnes Monica)? hahaha.. memper..